Wednesday, November 6, 2013

00:05
oleh Herdy Wibawa

Kaukuasai waktuku hingga tak juga lelapku
Malam yang bergetar melumat sisasisa kata di kantong pinggir baju…
Catatan ini bergaris merah
Warna itu hiasan malam pada runcing tiang mata
Sehabis aku merambat belasan tahun menjuntai
Bersama suratkabar yang menuliskan badai

Badai malam itu
Semua menjadi perdu
Bibir itu dan cerutu yang bersolek
Menyanyi nina bobo tidak sendiri
Kepada dinding lalu kepada manekin di bawah jam yang mati

Dua hari lagi kukunjungi kau dengan berita
Bahwa tabik itu berkesudahan
Tak sampai seperempatnya kau tak akan tahu
Ada kematian lewat kerlingan mata
Seperti semua laut yang berbicara ombak
Dan semua lelap yang bernyanyi malam

Semua hitungan siasia
Badai itu membuncah
Riaknya sampai empatpuluh tahun
Menjelma zombi di pasar malam
Di kotakota besar dan mulutmulut angin
Membawa takdir kita
Kau dan aku tak pernah boleh menjadi serigala bercinta
Seperti berita dua hari nanti.

2006

No comments:

Post a Comment